{"id":75,"date":"2026-04-19T01:01:39","date_gmt":"2026-04-19T01:01:39","guid":{"rendered":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75"},"modified":"2026-04-26T12:15:31","modified_gmt":"2026-04-26T05:15:31","slug":"sejarah-pramuka-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75","title":{"rendered":"Sejarah Pramuka Aceh"},"content":{"rendered":"\n<p>Minggu, 04 Oktober 2015<br>SEJARAH PRAMUKA DI ACEH<\/p>\n\n\n\n<p>Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh hampir Sudah berusia 54 tahun. Berdirinya kwartir daerah Gerakan Pramuka Aceh secara resmi pada tanggal 18 Agustus 1961. Hal ini berarti berdirinya Kwartir Daerah Aceh tak lama setelah lahirnya Gerakan Pramuka dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 238 tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961.<br>Dalam kurun waktu tersebut Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh telah dipimpin oleh 12 orang ketua.<br>1.MAYOR ISHAK PAKEH 1961 \u2013 1962<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>ABDULLAH AMIN 1962 \u2013 1963<\/li>\n\n\n\n<li>PUTEH MAUNY 1963 \u2013 1965<\/li>\n\n\n\n<li>LETKOL. USMAN NYA\u2019 GADE 1965 \u2013 1967<\/li>\n\n\n\n<li>DRS. SAID M. IDRUS 1967 \u2013 1968<\/li>\n\n\n\n<li>LETKOL. A. H. MAHDANI 1968 \u2013 1974<\/li>\n\n\n\n<li>LETKOL. T. UBIT 1974 \u2013 1979<\/li>\n\n\n\n<li>BRIGJEN. R.A. SALEH 1979 \u2013 1983<\/li>\n\n\n\n<li>BRIGJEN. NANA NARUNDANA 1983 \u2013 1985<\/li>\n\n\n\n<li>KOLONEL GASYIM AMAN 1985 \u2013 1987<\/li>\n\n\n\n<li>MAYJEN. H.T. DJOHAN 1987 \u2013 2001<\/li>\n\n\n\n<li>IR. H. AZWAR ABUBAKAR, MM 2001 \u2013 2007<\/li>\n\n\n\n<li>MUHAMMAD NAZAR, S.AG 2007 \u2013 2012<\/li>\n\n\n\n<li>MUZAKIR MANAF 2013 \u2013 2018<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sejarah Pramuka di Aceh juga harus membuat Kantor Kwarda Aceh Berpindah-Pindah Kantor hingga sampai saat ini telah mengalami 3 (tiga) kali perpindahan kantor. Sejak tahun 1965 sampai dengan tahun 1989 Kwartir Daerah pertama sekali berkantor di Jalan W.R. Supratman no. 31-32 Peunayong Banda Aceh. Bangunan tersebut berupa pertokoan dua pintu berlantai dua yang diperoleh dari hibah dari Pepelrada Daerah Istimewa Aceh.<br>Bangunan kantor tersebut dirasakan kurang layak karena berada di pusat pertokoan dan perdagangan yang ramai dengan aktifitas transaksi dagang dan hiruk pikuknya arus lalu lintas berbagai macam kendaraan.<br>pada tahun 1989 kwartir daerah berkantor di bekas kantor musik Kodam I Iskandar Muda yang telah dilikuidasi ke Kodam Ii Bukit Barisan di Jalan Nyak Adam Kamil I Neusu Jaya Banda Aceh dengan status hak pakai. Bangunan kantor tersebut hanya terdiri dari 1 (satu) ruangan ketua, 1 (satu) ruangan staf dan 1 (satu) aula.<br>Pada tahun 1996 ketua Kwartir Daerah Brigjen H.T. Djohan, merintis usaha untuk mendirikan gedung Pramuka yang representatif. Gedung tersebut direncanakan berdiri di atas tanah milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang terletak di Jalan Nyak Adam Kamil I Neusu Jaya Banda Aceh.<br>Untuk mewujudkan maksud tersebut dibentuklah panitia pelaksana pembangunan kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh dengan surat keputusan ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh nomor : 027 tahun 1996 tanggal 1 oktober 1996. Panitia pembangunan kantor Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh diketuai oleh Drs. M. Sahib Husainy (Waka I Kwarda Aceh).<\/p>\n\n\n\n<p><br>Gedung tersebut direncanakan berlantai dua. luas bangunan lantai satu 84, 5 m2, lantai dua 187,5 m2. luas keseluruhannya 272 m2. peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional Letjen (purn) H. Himawan soetanto bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan peringatan hari jadi pramuka ke \u2013 35 tingkat Provinsi Daerah Istimewa Aceh di bumi perkemahan pramuka Krueng Jrue, Indrapuri \u2013 Aceh Besar.<br>Biaya pembangunan gedung tersebut diperoleh dari bantuan instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang ada di Aceh. pada saat pembangunan gedung baru dalam proses pengerjaaan, di tahun 1999 digagaskan ide untuk menghidupkan kembali kodam Iskandar Muda guna mengantisipasi gangguan keamanan yang semakin meningkat di Aceh.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Berbagai persiapan dilakukan, termasuk akan memfungsikan kembali kantor sikdam, padahal pada saat itu gedung Kwartir Daerah belum selesai dibangun. namun keinginan menghidupkan kembali Kodam Iskanda Muda ternyata ditentang, tertutama oleh kalangan mahasiswa. penolakan tersebut memupus gagasan menghidupkan kembali kodam Iskandar Muda.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Kegagalan pembentukan kembali kodam iskandar muda berarti memberi kesempatan kepada kwartir daerah untuk terus menempati bangunan tersebut sampai bangunan baru selesai dikerjakan.<br>Gedung Baru<br>Pada bulan agustus 2000 Kwartir Daerah mulai menempati gedung baru. Gedung tersebut telah rampung dikerjakan namun belum selesai 100%. Selain belum memiliki pagar, gedung baru tersebut masih belum dicat dan masih berhalamankan tanah. Pekerjaan pengecatan dilakukan secara swakelola. para andalan bahu membahu menyelesaikan cat bangunan baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Pada hari sabtu tanggal 23 september 2000 bangunan baru tersebut diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Aceh H. Ramli Ridwan, SH dalam rangkaian peringatan hari jadi Pramuka ke \u2013 39 tingkat Propinsi Daerah Istimewa Aceh.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>MUSHALLA WAQAF<\/em><\/strong><br>Gedung Kwartir Daerah yang baru ternyata belum memiliki mushalla. Ketua Kwartir Daerah Mayjen H.T. Djohan mewaqafkan sebuah bangunan mushalla yang kemudian diberi nama Mushala Al-Ihklas.<br>Mushala tersebut diresmikan penggunaannya oleh Ketua Kwatir Daerah pada hari Kamis tanggal 1 Februari 2001. Mushala yang terletak di dibelakang gedung Kwartir Daerah memiliki luas 5 x 6 m. Di samping mushalla tersebut atas inisiatif Ketua Kwartir Daerah ditanami dengan pohon mangga dan nangka. Namun sebelum pohon nangka dan mangga tersebut tersebut sempat berbuah, Ka. Kwarda H.T. Djohan telah tiada.<\/p>\n\n\n\n<p><br><strong><em>KEPENGURUSAN<\/em><\/strong><br>Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh pada periode ini adalah produk Musyawarah Daerah \u2013 VII pada tanggal 26 \u2013 29 Agustus 2001. Pengurus berjumlah 53 orang, dari komposisi pengurus tersebut 12 orang putri dan 41 orang putra.<br>Pembentukan pengurus tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Aceh Nomor : 428\/266\/2001 tanggal 13 September 2001 tentang Pembentukan Pengurus Kwartir Daerah dan Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006 dan Surat Keputusan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : 114 Tahun 2001 tanggal 4 Oktober 2001 tentang Susunan Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006.<br><strong><em>DINAMIKA KEPENGURUSAN DKD<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><br>Dewan Kerja Daerah Pramuka Penegak\/Pandega Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006 adalah hasil Musppanitera Daerah \u2013 VII pada tanggal dan tahun yang sama dengan menyelenggaraan Musda \u2013 VII. Musppanitera \u2013 VII tersebut memilih ketua secara votting.<br>Dari hasil votting terpilih Sofyati Alfyana, SH dari Dewan Kerja Cabang Kota Sabang sebagai Ketua terpilih. Susunan Pengurus Dewan Kerja Pramuka Penegak\/Pandega Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006 ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Nomor : 012 Tahun 2002 tanggal 15 Mei 2002.<br>Dalam perjalanannya kepengurusan Dewan Kerja Daerah sampai saat ini mengalami pergantian ketua sebanyak 3 (tiga) kali. Baru beberapa bulan berjalan karena adanya pengurus yang mengundurkan diri, dikeluarkanlah Surat Keputusan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Nomor 030 Tahun 2002 tanggal 14 Oktober 2002 tentang Penyempurnaan Susunan Pengurus Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006. Penyempurnaan pengurus tersebut dilakukan dengan penggantian ketua yang telah mengundurkan diri dan pemutasian beberapa orang anggota.<br>Untuk kedua kalinya kepengurusan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006 akan disempurnakan kembali karena Muliadi Mohar sebagai Ketua DKD dan beberapa orang anggota mengundurkan diri.<br>Untuk menyusun dan menyempurnakan kembali kepengurusan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh masa bakti 2001 \u2013 2006, diselenggarakan Rapat Pleno DKD sebagaimana yang telah diatur dalam PP 022 Tahun 1991 Bab VII tentang Kepengurusan.<br>Rapat pleno tersebut dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 18 Mei 2003 untuk melakukan pemilihan ulang ketua DKD. Dari 2 (dua) orang calon yang dianggap memenuhi syarat sebagaimana yang telah diatur dalam PP 022 Tahun 1991, M. Ryan Abdilla terpilih secara voting.<br>Kepengurusan hasil Rapat Pleno ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Nomor : 018 Tahun 2003 tanggal 31 Mei 2003 tentang Penyempurnaan Susunan Pengurus Dewan Kerja Pramuka Penegak\/Pandega Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Masa Bakti 2001 \u2013 2006.<br>Walaupun situasi dan kondisi Aceh masih dalam status darurat militer, berbagai kegiatan kepramukaan tetap diupayakan berjalan. Pramuka di manapun berada tetap ingin menjadi pelita ditengah gegelapan dan \u2026\u2026 di sanalah aku berdiri. Jadi Pandu ibuku.<br>Kwarda Aceh Pasca Gempa Bumi Dan Tsunami<br>Minggu, 26 desember 2004 telah menorehkan lembar kelabu bagi bangsa Indonesia, khususnya penduduk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Tanpa pernah disangka, pada pagi hari itu Aceh dilanda gempa bumi dengan kekuatan 8,9 skala richter.<br>Gempa yang demikian kuatnya meluluhlantakan banyak bangunan, rumah penduduk, pertokoan, sekolah, perkantoran bahkan rumah ibadah. belum hilang rasa gamang, gelombang pasang tsunami datang menerjang. subhanallah, ternyata tak terbilang nyawa yang melayang.<br>Gempa bumi di pagi hari turut mengakibatkan kerusakan berat pada gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nanggroe Aceh Darussalam. Di sana-sini gedung megah itu betonnya kini terbelah.<br>Dalam paket rekonstruksi dan rekonstruksi Aceh dan Nias, gedung Kwartir Daerah dibongkar dan dibangun kembali pada tahun 2007. gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka diresmikan pada tahun 2008 oleh bapak Gubernur, ketua BRR NAD-Nias, dan turut disaksikan oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.<br>Peningkatan Anggaran Kegiatan Kepramukaan<br>Anggaran kegiatan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh yang bersumber dari APBA dari waktu ke waktu terus terjadi peningkatan.<br>Dalam kurun waktu 2001 \u2013 2006, anggaran Kwartir Daerah, dibawah 1 milyar rupiah. Malah pernah tanpa ada bantuan 1 rupiah pun.<br>Untuk tahun 2007, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh mendapat bantuan 2 Milyar Rupiah, pada tahun 2008 mendapat anggaran sebesar 6 milyar rupiah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepengurusan Kwarda Kini<br>Tangagl 8-11 Februari 2013 menjadi Awal kepengurusan Kwartir Daerah,pelaksanaan Musyawarah Daerah 2013 memilih wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf Sebagai Ketua Kwartir Daerah.<br>Pergantian kepengurusan Sbelumnya yang dipimpin oleh Muhammad Nazar dan juga membuat kwartir Daerah Kepengurusan 2013-2018 juga harus tetap membuat Pramuka semakin maju dan melahirkan generasi Muda yang tangguh dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Ku Baktikan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minggu, 04 Oktober 2015SEJARAH PRAMUKA DI ACEH Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh hampir Sudah berusia 54 &hellip; <a title=\"Sejarah Pramuka Aceh\" class=\"hm-read-more\" href=\"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75\"><span class=\"screen-reader-text\">Sejarah Pramuka Aceh<\/span>Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":64,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,15],"tags":[23,26,25,24,22],"class_list":["post-75","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profil","category-sejarah-pramuka-aceh","tag-aceh","tag-kwardaaceh","tag-kwartirdaerah","tag-pramuka","tag-pramukaaceh"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sejarah Pramuka Aceh - Pramuka Aceh<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menjaga sejarah Aceh\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sejarah Pramuka Aceh - Pramuka Aceh\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menjaga sejarah Aceh\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pramuka Aceh\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-19T01:01:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-26T05:15:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-1000047295.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pramukaaceh.id@gmail.com\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pramukaaceh.id@gmail.com\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75\"},\"author\":{\"name\":\"pramukaaceh.id@gmail.com\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7bbe40f62014c997016fb416a2bd18c6\"},\"headline\":\"Sejarah Pramuka Aceh\",\"datePublished\":\"2026-04-19T01:01:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-26T05:15:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75\"},\"wordCount\":1297,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-1000047295.png\",\"keywords\":[\"Aceh\",\"Kwardaaceh\",\"Kwartirdaerah\",\"Pramuka\",\"Pramukaaceh\"],\"articleSection\":[\"Profil\",\"Sejarah Pramuka Aceh\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75\",\"name\":\"Sejarah Pramuka Aceh - Pramuka Aceh\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-1000047295.png\",\"datePublished\":\"2026-04-19T01:01:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-26T05:15:31+00:00\",\"description\":\"Menjaga sejarah Aceh\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-1000047295.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-1000047295.png\",\"width\":512,\"height\":512},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?p=75#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sejarah Pramuka Aceh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/\",\"name\":\"Pramuka Aceh\",\"description\":\"TAQWA DAN TANGGUH\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#organization\",\"name\":\"Pramuka Aceh\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-PRAMUKA-ACEH_20260418_183825_0000-e1776512880759-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/cropped-PRAMUKA-ACEH_20260418_183825_0000-e1776512880759-2.png\",\"width\":500,\"height\":131,\"caption\":\"Pramuka Aceh\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7bbe40f62014c997016fb416a2bd18c6\",\"name\":\"pramukaaceh.id@gmail.com\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/pramukaaceh.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/pramukaaceh.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sejarah Pramuka Aceh - Pramuka Aceh","description":"Menjaga sejarah Aceh","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sejarah Pramuka Aceh - Pramuka Aceh","og_description":"Menjaga sejarah Aceh","og_url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75","og_site_name":"Pramuka Aceh","article_published_time":"2026-04-19T01:01:39+00:00","article_modified_time":"2026-04-26T05:15:31+00:00","og_image":[{"width":512,"height":512,"url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-1000047295.png","type":"image\/png"}],"author":"pramukaaceh.id@gmail.com","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"pramukaaceh.id@gmail.com","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75"},"author":{"name":"pramukaaceh.id@gmail.com","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#\/schema\/person\/7bbe40f62014c997016fb416a2bd18c6"},"headline":"Sejarah Pramuka Aceh","datePublished":"2026-04-19T01:01:39+00:00","dateModified":"2026-04-26T05:15:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75"},"wordCount":1297,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-1000047295.png","keywords":["Aceh","Kwardaaceh","Kwartirdaerah","Pramuka","Pramukaaceh"],"articleSection":["Profil","Sejarah Pramuka Aceh"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75","url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75","name":"Sejarah Pramuka Aceh - Pramuka Aceh","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-1000047295.png","datePublished":"2026-04-19T01:01:39+00:00","dateModified":"2026-04-26T05:15:31+00:00","description":"Menjaga sejarah Aceh","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#primaryimage","url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-1000047295.png","contentUrl":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-1000047295.png","width":512,"height":512},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?p=75#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/pramukaaceh.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sejarah Pramuka Aceh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#website","url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/","name":"Pramuka Aceh","description":"TAQWA DAN TANGGUH","publisher":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#organization","name":"Pramuka Aceh","url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-PRAMUKA-ACEH_20260418_183825_0000-e1776512880759-2.png","contentUrl":"https:\/\/pramukaaceh.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/cropped-PRAMUKA-ACEH_20260418_183825_0000-e1776512880759-2.png","width":500,"height":131,"caption":"Pramuka Aceh"},"image":{"@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pramukaaceh.id\/#\/schema\/person\/7bbe40f62014c997016fb416a2bd18c6","name":"pramukaaceh.id@gmail.com","sameAs":["http:\/\/pramukaaceh.id"],"url":"https:\/\/pramukaaceh.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/75","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=75"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/75\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":165,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/75\/revisions\/165"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/64"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=75"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=75"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pramukaaceh.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=75"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}